Tegarlah di Jalan Dakwah
Oleh: Hilda Nur Wulandari
![]() |
| http://mahad-assalafy.com/wp-content/uploads/2016/12/pagi-hari.jpg |
Sahabat, banyak kisah terukir dalam
hidup. Sedih, senang, semua ada fasenya. Allah tahu apa yang kita butuhkan.
Bahkan Ia tak kan mendzolimi hambaNya. Ya, semua sudah ada perhitungannya. Saat
diri meminta sabar. Maka, Allah berikan ujian yang mengharuskan kita bersabar. Saat
kita meminta ikhlas, maka Allah timpakan ujian yang membuat kita ikhlas.
Semua persoalan hidup pasti ada
jalan keluarnya. Mungkin, kita tak tahu kapan waktunya. Maka, biarlah waktu
yang menjawabnya. Kita hanya ditugaskan untuk berusaha. Ingat setiap ujian
diberikan Allah, sebab Ia ingin mendengar rintihan setiap hambaNya yang
beriman.
Stop mengeluh pada manusia! Hanya Allah, yang bisa menjawab segala
gundah di hati. Perbanyak qiyamullail. Allah tak kan membebani seseorang
dengan ujian yang melebihi kapasitasnya. Kembali pada al-Qur’an. Basahi lisan
kita dengan lantunan ayat cintaNya. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah,
hati akan menjadi tenang.
Kala ujian begitu menyesakkan dada, terus
mendekatlah kepada Allah. Semakin lekat, karena kekuatan sesungguhnya bersumber
dariNya. Fitnahnya dunia akan terus menghadang, di saat diri ingin memperbaiki
kualitas keimanan.
Bahkan itu saja tak cukup. Menjadi
sholih itu baik. Tapi ternyata ada yang lebih baik, Yakni ketika kesholihan memberi
kebaikan untuk sekitar. Juga, mengajak yang lain agar semakin dekat kepada
Allah. Berjuang bersama menegakkan kalimat tauhid dalam hati. Hingga tegak pula
di muka bumi ini.
Usia dakwah ini begitu panjang. Sedangkan
usiamu begitu terbatas. Jika ujian hari ini, membuatmu kalah. Maka selamanya
kamu akan kalah di jalan dakwah. Berjuanglah terus dengan segenap kemampuanmu.
Ada Allah yang senantiasa menemanimu menapaki setiap perjalanan. Biarlah lelah
itu semakin lelah mengikutimu. Jika lillah, insyaAllah melahirkan pahala dan
berkah.

Komentar
Posting Komentar