Untuk Kamu

Kamu yang dahulu pernah hadir dalam hidupku.  Ya.. kamu.. yang ku elu-elukan saat kemudahan itu datang. Seakan, aku memiliki segalanya. Ah.. nyatanya tidak. Itu semua karena Allah yang mudahkan. Aku masih sering melupakanmu. Walau begitu, kamu masih ada disini. Bahkan, ketika semua pergi meninggalkanku. Kamu tetap setia menemaniku.

Sungguh, lelahnya bersamamu terobati dengan damainya hati. Sempat aku ingin meninggalkanmu, atau tak lagi melantunkanmu, sejenak saja... Astaghfirullah..

Ya Allah, apa yang tersisa kini. Semua hanya tinggal kepercayaan Sang Ilahi padaku untuk menitipkan ayatNya.

Semoga masih ada waktu untuk berlelah-lelah bersamanya. Menghayati setiap untaian kata cintaNya.

Ku rindu menghafal Al-Quran. Ya kamu yang selalu mampu mendamaikan hati ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi Film Sang Murabbi

Urgensi Jama’atul Muslimin tuk Tegakkan Islam

Ta'liful Qulub: Sahabat Dunia Akhirat