Ridhoi Kami Ya Robb


اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَاتُ. Langit pagi ini masih menunjukkan senyum indahnya. Senyuman terbaik yang membuat hati ini lebih baik setelah apa yang terjadi semalam. Ya inilah nikmat tiada tara untukku, saat pertolongan Allah datang di waktu yang tepat. 

Ya Rahmaan Ya Rahiim, syukur alhamdulillah atas segala rahmat Mu untuk kami semua. Genggam erat tanganku agar aku terus kuat melangkah. Apapun jika denganMu semua terasa mudah. Aku ingin melanjutkan perjalanan menuju masa depan yang cerah. Aku tak mau stagnan disini. Ragu, bimbang, segala rintangan ku kan hadapi. Masih banyak di luar sana yang harus kulakukan. Bukan hanya untuk diriku tapi untuk umat, untuk dakwah ini Ya Robb. 

Sungguh, ujian ini belum seberapa dibanding ujian para Nabi dan Rasul terdahulu. Aku yakin semua takdir Allah itu baik. Ku mencintai MU ya Robb. Aku mencintai keluarga kami dan saudara-saudara seiman kami. Ku mohon jaga kami dengan sebaik-baik penjagaanMU. Ubah takdir buruk menjadi takdir terbaik. Bahagia itu ada bersama dengan ridho Mu Ya Ilahi. 

Beri kami ridho Mu atas setiap pilihan hidup kami. Berharap setiap takdir yang Kau beri dapat kami sikapi dengan cara yang benar. Tak ingin salah melangkah. Hanya berusaha menjadi hamba yang bertakwa. Biar Allah menilai, meski ada saja yang menghakimi.

Kini tak perlu bersedih karena cacian orang yang tak suka. Teruslah melangkah ke depan. Yakin bahwa bahagia pasti datang bersama dengan kebenaran. Dan ingat, kebatilan saat itu tak kan pernah kembali. Lenyap. Ada Allah yang selalu mengawasi kita. Dia lebih tahu siapa yang layak mendapat yang terbaik. Tak perlu kita merasa diri paling benar untuk dijunjung oleh manusia. Sebab semua itu tak abadi.

Adakalanya kita di bawah dan ada pula kalanya kita di atas. Jalani saja dengan semampu kita, jadikan Allah sebagai landasannya, agar semua bernilai ibadah. Keyakinan adalah sumber utama tuk enyahkan ragu dan segala penghalang. Biar doa-doa yang terlantunkan menjadi penghubung antara langit dan bumi.

Siapa yang berhak maka ia akan mendapatkan apa yang menjadi haknya. Yakinlah. Dengan sepenuh hati. 

Inilah waktunya mengaplikasikan semua ilmu yang telah terdahulu didapat. Apakah benar iman ada di dalam hati, dirimu serta akhlakmu? Ataukah jauh karena banyaknya maksiat dan dosa? naudzubillahi min dzalik. Semua akan terbukti nanti. Biarlah Allah yang menjawab bersama waktu yang terus berjalan.

Wahai zat yang memiliki segala kerajaan. Wahai zat yang tak pernah tidur dan terus menerus mengurus semua makhlukNya, yang tak luput segala sesuatupun dari sisiNya. Aku mohon dengan sangat, berikan jalan keluar atas apa yang tengah terjadi dalam hidup kami. Tunjukkan kami jalan yang lurus, jalan yang Kau ridhoi, bukan jalan orang-orang yang sesat. Berikan kemudahan atas segala urusan dunia akhirat kami, keluarga kami, dan saudara-saudara seiman kami. 

Aamiin. Ya Robbal Alamiin.

-Tengah perjalanan menuju takdir terbaik--

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi Film Sang Murabbi

Urgensi Jama’atul Muslimin tuk Tegakkan Islam

Ta'liful Qulub: Sahabat Dunia Akhirat