Postingan

Nikmati Hafalan al-Qur’anmu

Gambar
Oleh: Hilda Nur Wulandari Menghafal al-Qur’an itu dengan hati bukan dengan otak, sebab hafalan yang menggunakan otak akan membuat lelah. Namun, jika hati yang digunakan, maka akan terasa nikmat dalam menghafal. Jakarta Timur (Ahad, 5 Februari 2017) Alhamdulillah ‘ala kulli hal. It’s a time! Sungguh kesempatan yang mungkin tak datang dua kali. Saya bisa berkumpul lagi dengan para penghafal al-Qur’an. Hari ini, Allah mudahkan saya untuk hadir dalam Workshop “Menikmati Hafalan dan Muroja’ah” di Masjid Al-Mudzakaarah, Condet, Jakarta Timur. Dalam acara ini, saya bertemu dengan Syekh Ahmad al-Khannash dari Suriah. Beliau menjadi salah satu pembicara dalam talkshow di acara ini. Syekh menyampaikan dalam bahasa Arab yang kemudian diterjemahkan oleh seorang penerjemah bahwa ada beberapa kewajiban kita terhadap al-Qur’an. Diantaranya, yang pertama, pembacaan yang bagus. Hendaknya, kita sebagai pewaris al-Qur’an membacanya sebagaimana al-Qur’an itu diturunkan. Bahkan, lebih ...

Tegarlah di Jalan Dakwah

Gambar
Oleh: Hilda Nur Wulandari http://mahad-assalafy.com/wp-content/uploads/2016/12/pagi-hari.jpg Sahabat, banyak kisah terukir dalam hidup. Sedih, senang, semua ada fasenya. Allah tahu apa yang kita butuhkan. Bahkan Ia tak kan mendzolimi hambaNya. Ya, semua sudah ada perhitungannya. Saat diri meminta sabar. Maka, Allah berikan ujian yang mengharuskan kita bersabar. Saat kita meminta ikhlas, maka Allah timpakan ujian yang membuat kita ikhlas. Semua persoalan hidup pasti ada jalan keluarnya. Mungkin, kita tak tahu kapan waktunya. Maka, biarlah waktu yang menjawabnya. Kita hanya ditugaskan untuk berusaha. Ingat setiap ujian diberikan Allah, sebab Ia ingin mendengar rintihan setiap hambaNya yang beriman. Stop mengeluh pada manusia! Hanya Allah, yang bisa menjawab segala gundah di hati. Perbanyak qiyamullail. Allah tak kan membebani seseorang dengan ujian yang melebihi kapasitasnya. Kembali pada al-Qur’an. Basahi lisan kita dengan lantunan ayat cintaNya. Ingatlah, hany...

Urgensi Jama’atul Muslimin tuk Tegakkan Islam

Gambar
Oleh: Hilda Nur Wulandari Resume buku   : “Menuju Jama’atul Muslimin: Telaah Sistem Jama’ah dalam Gerakan Islam” Penulis              : Syekh Hussain bin Muhammad bin Ali Jabir, M.A. Buku yang ditulis oleh Syekh Hussain bin Muhammad bin Ali Jabir, M.A. ini tak lain adalah hasil tesis beliau di Universitas Islam di Madinah saat meraih gelar Master (M.A.). Jika ditanya tentang adakah jama’atul muslimin hari ini? Syekh Hussain menjawab lantang “Tidak ada”. Sebab apa? Dari maknanya sendiri: Jama’atul Muslimin berarti masyarakat islam yang bersepakat adanya amir dan manhajnya adalah mengikuti ajaran Rasulullah SAW. Oleh sebab, umat islam telah kehilangan sistem kekhalifahan. Sedangkan, yang ada saat ini adalah bagiannya yakni Jama’atul minal muslimin (Jamaah dari sebagian kaum muslimin). Keruntuhan Khalifah Utsmaniyyah (1924) menjadi tanda berakhirnya sistem khilafah islam di muka bumi ini. Hal ini j...