Postingan

Personifikasi

Pagi itu, memang tak biasa. Karena memang aku sedang tidak berada di tempat biasa. Terbebas dari kegiatan rutin, mengatur jadwal, dan kesibukan lain yang cukup menyita waktuku. "SELAMAT PAGI," teriakku lantang. Ku kepakkan kedua tanganku, ku hirup udara pagi sedalam-dalamnya. Hening. Lantai keramik itu dingin. Terasa sekali saat aku menyentuh lantai teras rumah. Aku terduduk. Di kejauhan, asri pegunungan tak dapat mengalihkan pandanganku. Namun, tak selama yang kukira, suara gemericik air memecah sunyi. Entah dari mana asalnya dan rasa ingin tahu, melangkahkan kakiku mendekat ke sumber suara. Siapa sangka, keriuhan air itu berasal dari sela-sela akar tanaman. Terus mengalir menuju ke dalam tanah.  "Tanaman yang cantik, teruslah tumbuh dan berkembang. Sebarkan unsur O 2 di sekitarmu. Tempat ini akan selalu sejuk jika kamu bahagia," bisikku di antara tanaman yang tumbuh di taman depan teras. "Dan kamu, air yang jernih, mengalirlah sampai lelah itu lelah men...

Ikhlas: Everything For Allah

Setiap goresan kata menjadi pengingat bagiku akan setiap peristiwa yang telah terjadi. Terlalui sudah satu demi satu ujian hidup yang menyesakkan dada, tak jarang disertai rintikkan air mata. Aku melangkah tak henti. Bersama mimpi-mimpi indah yang selalu ingin terwujud. Tersenyumlah. Tak ada lagi yang perlu ditangisi. Setiap ujian ada hikmahnya. Dan aku akan berusaha tuk temukan. Ya, aku mengerti. Sebuah perjalanan akan menjadi lebih indah ketika dilalui bersama. Tak perlu menjadi kepingan yang berjalan sendiri-sendiri di mana sejumlah ideologi tercipta, saling berdebat, menjatuhkan. Sungguh, itu semua bukan yang utama. Ketakwaan dengan berjamaah itu yang lebih utama. Ketika engkau berjalan sendirian, engkau akan mudah dikalahkan. Maka berjalanlah bersama-sama, hidup bukan untuk saling menunjukkan siapa yang terkuat atau terhebat sehinggga bisa memenangkan pertarungan. Namun, hidup adalah saat engkau dapat menciptakan banyak saudara di mana saja engkau berada. Saat engkau ber...

MUJAHIDAH INTELEKTUAL

Meniti langkah, berjuang, menuju terang. oleh: Hilda Nur W. SATU LAGI KISAH YANG PATUT UNTUK DISELAMI. Seorang intelektual muslim lahir di tempat ini. Sebuah perkampungan makmur di pinggiran New York, Amerika Serikat. Di Westchester, 23 Mei 1934 silam, ia tumbuh menjadi wanita yang cerdas. Daerah yang terletak di ujung tenggara negara bagian New York ini berbatasan dengan Putnam County di sebelah utara dan batas selatan dengan New York City. Sedangkan di sisi timur oleh Long Island Sound dan Fairfield County, Connecticut dan sisi barat dengan sungai Hudson. Margaret Marcus, nama yang diberikan dari keluarga untuknya. Ia bukanlah dari keturunan islam melainkan Yahudi-Jerman. Kakek dan neneknya telah hijrah dari Jerman ke Amerika sekitar tahun 1848-1861, mencari penghidupan ekonomi yang lebih baik. Oleh karena keyahudian keluarganya hanya sekedar nama, ia dibesarkan sesuai lingkungan khas Amerika dan mendapat pendidikan sekular di sekolah negeri setempat seperti kakak pere...

Serdadu Kecil, Kobarkan Semangatmu!!

Gambar
Serdadu-serdadu kecil, teruslah gapai cita. Tunjukkan pada dunia, kalian bisa menjadi yang terbaik. Jakarta (15/11). PULUHAN ANAK BERKUMPUL DI SEBUAH GANG KECIL. Gadis-gadis kecil mengenakan pakaian muslim dengan jilbab beraneka model. Sedangkan laki-laki menggunakan baju koko lengkap dengan peci. Canda tawa menghiasi. Senyum menyungging di pipi. Laksana berangkat perang, mereka tengah menunggu intruksi dari sang komandan. Pagi ini udara cukup berangin. Tak pula hujan, seakan memberi dukungan positif akan kegiatan hari ini. Sang komandan mulai mengatur barisan anak-anak di hadapannya. Para ajudannya turut membantu. Kemudian, terdengar instruksi bahwa semua harus siap berjalan. Anak-anak kecil berbaris rapi layaknya serdadu kecil ingin beraksi. Gang demi gang ditelusuri. Senandung sholawat dan tetabuhan rebana iringi langkah kecil mereka. Semua mata mengarah pada rombongan. Terus beriringan. Keluar di gang terakhir, melewati pinggir jalan raya, hingga, sampailah mereka di Al...

Deskripsi

Pagi hari yang teduh. Sayup-sayup burung terdengar asyik bernyanyi di luar rumahku. Agaknya hari   ini tak secerah biasanya. Di luar sana langit tampak memutih, mendung, hendak turun hujan lagi padahal semalam tadi hujan telah membasahi jalan. Cahaya mentari yang biasanya masuk melalui jendela dan menerangi hari tak berani menampakkan dirinya. Mungkin segan melihat aku asyik memilih kata untuk menulis.

Pinggir Kota (Part 1)

Tuhan, salah apa aku? Mengapa aku tak bisa merasakan kebahagiaan bersama keluarga? Tidak adilkah Engkau padaku?   Tidak! Saksikanlah, Masih ada canda, tawa di antara kita Menyelinap di antara getirnya hidup Sekali lagi, ku mohon.. Hidup ini bukan untuk diratapi Bangkitlah, sayang Hari cerah menanti  Ia akan setia menunggumu Hingga suatu hari nanti engkau siap (Hilda) September 2012 Inilah minggu kedua kegiatan belajar dimulai. Sebuah gang sempit, tak jauh dari jalan raya, tampak rumah sederhana dengan halaman cukup luas untuk dua atau tiga mobil. Tak ada pagar yang menjaga keamanan rumah ini. Tampak beberapa anak bermain di halaman, ada juga yang duduk-duduk sambil mengobrol. Penjual bubur kacang hijau pun terlihat menunggu pembeli. Di sekeliling, sampah berserakan. Halaman tak di sapu dan barang-barang tak terpakai dibiarkan tergeletak.  Pagi itu, langit cukup bersahabat. Tiada mendung tiada panas. Cahaya mentari mengintip isi rumah. Mencari ...

Manajemen

Management is an art. Itu makna awal dari buku pengantar bisnis yang saya miliki. Seni, bagaimana pelaku mengelola sesuatu dengan bantuan manusia untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien. Sebuah situs internet mengatakan, manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno yaitu ménagement yang berarti seni melaksanakan dan mengatur. Ia memerlukan keahlian seseorang untuk bisa membuat sumber daya menjadi efektif melalui bantuan orang lain. Di sini seseorang membentuk orang lain agar memiliki kemauan bergerak dalam mencapai tujuan bersama.  Tak hanya sebagai seni, manajemen pun dikatakan sebagai ilmu. Ia memiliki beberapa proses yang harus dilakukan agar tujuan bisa menjadi efektif dan efisien. Bervariasi memang pendapat para ahli terkait proses ini, tapi dalam tulisan ini saya akan membaginya menjadi empat, yakni Planning, Organizing, Leading, and Controlling. Ada juga yang menambahkan dengan unsur Staffing, Actuating, dan lain-lain, tapi dalam mata kuliah pengantar manajemen ya...